Cara Menghindari Jawaban Pengecoh
- memakai rumus pada kondisi yang tidak memenuhi syarat
- kehilangan tanda atau satuan
- menerima nilai yang tidak mungkin
Prinsip Inti Penyelesaian
Gunakan prinsip berikut sebagai kerangka kerja ketika menghadapi variasi soal:
- kenali sifat atau rumus yang relevan
- susun langkah aljabar atau geometri secara runtut
- verifikasi hasil dengan substitusi, estimasi, atau pemeriksaan balik
Karakter Pengujian di UTBK
Pada UTBK-SNBT, Peluang kejadian tidak saling lepas digunakan untuk menerapkan konsep Peluang kejadian tidak saling lepas untuk menyelesaikan persoalan matematika. Soal tidak berhenti pada pengenalan istilah; peserta harus menerapkannya pada stimulus yang baru.
Bentuk stimulus yang mungkin: representasi simbolik, diagram, data, atau masalah terstruktur.
Teknik Menyelesaikan Soal
- Identifikasi konsep dan syarat penggunaannya.
- Hubungkan setiap langkah secara langsung dengan tuntutan Peluang kejadian tidak saling lepas.
- Buat representasi berupa persamaan, diagram, tabel, atau sketsa.
- Lakukan operasi secara runtut dan jaga domain nilai.
- Substitusikan atau hitung balik untuk memeriksa hasil.
- Pastikan satuan serta bentuk jawaban sesuai pertanyaan.
10 Soal Model UTBK dan Pembahasan
Sepuluh soal berikut merupakan soal model orisinal bergaya UTBK-SNBT. Setiap soal memakai stimulus, opsi, kunci, dan pembahasan untuk melatih penerapan kompetensi Peluang kejadian tidak saling lepas.
Soal 1
Perhatikan informasi berikut. P(A)=1/5, P(B)=1/4, dan P(A∩B)=1/10.
Pertanyaan: P(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: D. 7/20
Langkah Analisis
P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=7/20.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan D memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 2
Cermati kondisi matematika berikut. P(A)=1/4, P(B)=3/10, dan P(A∩B)=3/20.
Pertanyaan: Berdasarkan kondisi tersebut, p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: A. 2/5
Langkah Analisis
Tetapkan terlebih dahulu informasi yang diketahui dan yang ditanyakan. P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=2/5.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan A memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 3
Gunakan data pada stimulus berikut. P(A)=3/10, P(B)=7/20, dan P(A∩B)=1/5.
Pertanyaan: Dari data tersebut, p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: E. 9/20
Langkah Analisis
Gunakan hubungan yang paling langsung, lalu periksa hasilnya. P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=9/20.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan E memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 4
Sebuah persoalan dinyatakan sebagai berikut. P(A)=7/20, P(B)=2/5, dan P(A∩B)=1/10.
Pertanyaan: Tentukan jawaban untuk pertanyaan berikut: p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: E. 13/20
Langkah Analisis
P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=13/20.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan E memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 5
Perhatikan hubungan antarbesaran berikut. P(A)=2/5, P(B)=9/20, dan P(A∩B)=3/20.
Pertanyaan: Dengan memakai hubungan itu, p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: B. 7/10
Langkah Analisis
Tetapkan terlebih dahulu informasi yang diketahui dan yang ditanyakan. P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=7/10.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan B memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 6
Informasi kuantitatif berikut menjadi dasar perhitungan. P(A)=9/20, P(B)=1/2, dan P(A∩B)=1/5.
Pertanyaan: Berdasarkan informasi kuantitatif tersebut, p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: E. 3/4
Langkah Analisis
Gunakan hubungan yang paling langsung, lalu periksa hasilnya. P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=3/4.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan E memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 7
Cermati model atau representasi berikut. P(A)=1/2, P(B)=11/20, dan P(A∩B)=1/10.
Pertanyaan: Gunakan model tersebut untuk menentukan jawaban: p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: B. 19/20
Langkah Analisis
P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=19/20.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan B memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 8
Pada suatu pengukuran diperoleh kondisi berikut. P(A)=11/20, P(B)=3/5, dan P(A∩B)=3/20.
Pertanyaan: Sesuai kondisi yang diberikan, p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: D. 1
Langkah Analisis
Tetapkan terlebih dahulu informasi yang diketahui dan yang ditanyakan. P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=1.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan D memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 9
Selesaikan persoalan berdasarkan data berikut. P(A)=3/5, P(B)=13/20, dan P(A∩B)=1/5.
Pertanyaan: Jawablah secara tepat: p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: B. 21/20
Langkah Analisis
Gunakan hubungan yang paling langsung, lalu periksa hasilnya. P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=21/20.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan B memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Soal 10
Periksa seluruh besaran dan batas pada stimulus. P(A)=13/20, P(B)=7/10, dan P(A∩B)=1/10.
Pertanyaan: Setelah memeriksa seluruh informasi, p(A∪B) adalah …
Kemampuan yang dilatih: memilih model, operasi, dan interpretasi yang tepat.
Lihat kunci dan pembahasan
Kunci jawaban: B. 5/4
Langkah Analisis
P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)=5/4.
Mengapa Jawaban Ini Tepat?
Pilihan B memenuhi informasi, hubungan, dan batas yang dinyatakan pada stimulus. Bagian penentu jawabannya adalah proses yang dijelaskan pada pembahasan di atas.
Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?
Opsi lain biasanya memakai rumus pada syarat yang keliru, kehilangan tanda, salah substitusi, atau menghasilkan nilai di luar domain.
Verifikasi: Substitusikan hasil atau gunakan cara kedua untuk memastikan operasi, domain, dan satuan benar.
Indikator Siap Latihan Campuran
- mampu menjelaskan fokus kompetensi Peluang kejadian tidak saling lepas dengan kata-kata sendiri
- mampu menunjukkan informasi yang paling menentukan jawaban
- mampu menjelaskan alasan empat opsi lain tidak memenuhi tuntutan soal
- mampu menyelesaikan variasi stimulus tanpa bergantung pada urutan opsi
- mampu memeriksa kembali bukti teks, logika, model, hitungan, atau kaidah bahasa
Latihan berikutnya sebaiknya dicampur dengan materi lain dalam subtes yang sama dan dikerjakan berbatas waktu. Tujuannya agar ketelitian tetap terjaga ketika beban membaca dan pengambilan keputusan meningkat.